Alat pengukur pasta aluminium untuk ketahanan alkali.
Metode Pengujian Ketahanan terhadap Korosi Alkali pada Label Perlengkapan Rumah Tangga dan Perawatan Pribadi
Prinsip dan Ruang Lingkup:
Metode pengujian ini dirancang untuk memprediksi ketahanan alkali dari sampel yang dicetak. Sampel diformulasikan secara khusus untuk mengandung pigmen aluminium dan dapat berupa tinta metalik, foil dingin, atau tinta yang dipanaskan (tergantung pada penggunaan aluminium sebagai bahan baku untuk mencapai efek metalik).
Peralatan dan bahan kimia pengujian
1. Kaca preparat - ukuran 2,5 x 7,5 sentimeter.
2. Cawan petri - cukup besar untuk menampung slide kaca.
3. Pipet - kapasitas 3 mililiter.
4. Reagen - uji alkali menggunakan larutan NaOH 1% b/v
Tujuan pengujian:
Ketika produk yang diwakili oleh label di pasaran bersifat basa, pengujian dilakukan untuk mengidentifikasi label yang dicetak dan memastikan stabilitasnya dalam lingkungan basa. Sampel uji harus dipilih dari desain cetak lengkap, dan pengeringan serta pengerasan tinta yang tepat harus dilakukan sebelum pengujian.
Instruksi Tes:
1. Pilih 5 sampel untuk pengujian. Label shrink sleeve perlu dikecilkan menggunakan mesin shrink akhir sebelum membuat sampel uji.
2. Potong sampel menjadi ukuran 3 x 8 sentimeter.
3. Letakkan sampel di dalam cawan petri, dengan sisi yang dicetak atau dievaluasi menghadap ke atas.
4. Teteskan setetes reagen pada area sampel yang akan dievaluasi.

5. Letakkan kaca objek di atas tetesan dan pastikan reagen menyebar dan menutupi area yang dinilai.

6. Tutup cawan petri dan diamkan selama 12 menit.
7. Bilas reagen dari sampel uji dengan air mengalir dan keringkan sampel dengan kapas. Berhati-hatilah agar tidak meninggalkan goresan.
8. Amati hasilnya pada label depan di area pengujian.
Kriteria keberhasilan:
Balikkan label menghadap ke atas, letakkan di atas permukaan putih buram, lalu tentukan hasil ketahanan korosinya. Periksa kondisi korosi pada label uji.

